*KETAATAN YG MEMBAWA KEBERKAHAN*
OLEH ; Ustadzah Hj Ida Rosa SPdI.MAg
Taatlah kepada Allah,Rasul dan Pemimpin yg ada dilkalangan kamu ( Qs Alquran..Annisa; 59..)
Taat kepada pemimpin (Ulil Amri) adalah kewajiban bagi umat Muslim selama perintahnya tidak bermaksiat kepada Allah, berdasarkan QS. An-Nisa ayat 59. Ketaatan ini bertujuan menjaga stabilitas dan kesatuan, serta dinilai sebagai ibadah yang mencerminkan ketaatan kepada Rasulullah. Ketaatan mutlak hanya untuk Allah dan Rasul.
Berikut adalah rincian mengenai ketaatan kepada pemimpin:
Batasan Ketaatan: Ketaatan hanya berlaku dalam hal yang ma'ruf (kebajikan/bukan maksiat). Jika pemimpin memerintahkan kemaksiatan, tidak ada kewajiban untuk taat.
Kewajiban dalam Kesulitan: Tetap wajib mendengar dan taat meskipun dalam keadaan sulit, tidak disukai, atau bahkan jika pemimpin tersebut zalim, selama tidak diperintahkan berbuat dosa.
Penyelesaian Sengketa: Jika terjadi perbedaan pendapat, kembalikan kepada Al-Qur'an dan Sunnah.
Mendoakan Pemimpin: Umat Islam dianjurkan mendoakan pemimpin agar adil dan terbimbing, bukan mencelanya.
Ketaatan kepada pemimpin adalah jalan untuk menghindari perpecahan dan kerusakan yang lebih besar.