Senin, 13 April 2015

Tips Cepat Kaya Ustad Yusuf Mansur Dan Caranya Menurut Islam


INGIN MOTIVASI UNTUK LEBIH DALAM MENGENAL ALLAH




Cara Kaya Raya menurut Islam

BERNIAGA DENGAN ALLAH

Nabi bersabda ”Sesungguhnya sebaik-baik usaha adalah usaha perdagangan “ Hadits ini dengan tegas menyebutkan bahwa profesi terbaik menurut Nabi Muhammad adalah perdagangan.
Ada seseorang bertanya, “Penghasilan apakah yang paling baik, Wahai Rasulullah?” Beliau jawab: “Penghasilan seseorang dari jerih payah tangannya sendiri dan setiap jual beli yang mabrur.” [HR. Ahmad di dalam Al-Musnad no.16628]


Nabi Muhamad SAW dan para Sahabat tidak hanya mengajarkan konsep menjadi kaya tapi sudah memberi contoh yang sangat jelas dan detail agar kita cepat kaya dengan cara Islam yaitu dengan berdagang/jadi pengusaha ,karena Nabi dan para Sahabatnya adalah pedagang ulung, Sebelum Marketing Modern ada,berabad-abad yang lalu Nabi sudah mengajarkan Brand Image,Brand Equty, Customer Satisfaction, Business dengan hati, Green Marketing dan Maketing Innovation .

Business cara Nabi :

a) Tidak boleh menjual barang haram (Business dengan hati)
Dari ‘Amir dari Abdullah bin Nu’man bin Basyir r.a. beliau berkata:” Saya mendengar Rasulallah bersabda,” sesungguhnya yang halal itu jelas dan yang haram jelas. Di antara keduanya terdapat perkara-perkara yang subhat (samara-samar) yang tidak diketahui oleh orang banyak. Maka siapa yang takut terhadap subhat berarti dia telah menyelamatkan agamanya dan kehormatannya. Dan siapa yang terjerumus dalam perkara subhat, maka akan terjerumus dalam perkara yang diharamkan. Sebagaimana penggembala yang menggembala hewan gembalaannya di sekitar (ladang) yang dilarang untuk memasukinya, maka lambat laun dia akan memasukinya. Ketahuilah bahwa setiap raja memiliki larangan dan larangan Allah apa yang Dia haramkan. Ketahuilah bahwa dalam diri ini terdapat segumpal daging, jika dia baik maka baiklah seluruh tubuh ini dan jika dia buruk, maka buruklah seluruh tubuh; ketahuilah bahwa dia adalah hati. (HR al-Bukhari dan Muslim -redaksi lafazh dari al-Bukhari-)

b)Tidak boleh merusak lingkungan (Green Marketing)
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdoalah kepadaNya……..”
Al Hijr 19, ”Dan kami telah  menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran.”

c) Tidak boleh menipu pembeli dengan barang cacat atau rusak(Customer Satisfaction)
“Barangsiapa menipu (orang lain) maka bukan termasuk golongan kami (umat Islam).” [HR. Muslim I/69 nomor. 45]

d) Tidak boleh mengurangi hak-hak pembeli (Brand Equity/perlindungan konsumen)
e) Tidak boleh cepat patus asa dalam berdagang “ Tidak akan di rubah nasib suatu kaum kalau mereka sendiri tidak berubah” (Marketing Innovation)
f)  Brand Nabi Muhamad sendiri di kaum Qurais yang terkenal kejujurannya “AL Amin” adalah Brand Image yang luar bisa kuat untuk modal berbisnis.
Nabi juga mengajarkan kita untuk cepat kaya dengan investasi yang aman dan menguntungkan yaitu Investasi ditanah  /rumah ( dikontrakan / dibuat perumahan  ) atau emas,sampai sekarangpun ternyata harga tanah/rumah/emas selalu naik

Nabi mengajarkan agar cepat kaya, kita disuruh berniaga dengan ALLAH,berdagang dengan ALLAH sangat gampang ,tidak butuh modal dan pasti cepat kaya,bagaimana caranya berniga dengan ALLAH ? yaitu :
Sholat Tahajud 
(Walaupun hanya 2 rokaat tapi rutin tiap malam)
Kalau kita mau membuat usaha berskala besar maka kita harus minta ijin dan datang ke otoritas setempat,kalau perlu kita meloby ke Walikota agar dapat ijin atau dapat proyek besar,demikian juga kalau kita mau berdagang dengan ALLAH tanpa modal apa-apa tentunya kita harus menghadap kepada ALLAH tepat waktu (Sholat Wardu) dan datang sepagi mungkin (Sholat Tahajud) agar kita menjadi prioritas pertama di beri proyek karena yang antri ada jutaan orang, Setiap pagi jam 07.00 sd jam 11.00 kita mengantri di kasir (Sholat Dhuha 6 rokaat) agar tiap hari dana proyek itu keluar terus ,jika semua manusia di muka bumi ini menjadi konglomerat semua,tidak akan mengurangi sedikitpun Kekayaan ALLAH,Kenapa kita tidak mau meloby dengan yang punya bumi dan langit dengan Sholat?

Dzikir untuk ingat dan bersyukur

“ Bersyukurlah kamu niscaya nikmatmu akan Aku tambah” kenapa kita tidak bersyukur agar kita cepat kaya? Atau bertambah kaya
?    Naik Haji/Umroh
“ Carilah dunia maka kamu hanya akan mendapatkan dunia saja,carilah akheratmu maka kamu akan mendapatkan ke duanya yaitu Dunia dan Akherat”  Jika waktu,tenaga,pikiran dan dana kita gunakan untuk mendekat kepada ALLAH maka kita saat itu sedang berdagang dengan ALLAH dengan sendirinya ALLAH akan melipat gandakan dana yang sudah di gunakan,Semua orang yang naik haji/Umroh semata mata karena ALLAH  maka dijamin  pasti  ekonomi /kariernya naik.

SILATURAHMI"Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi." (HR. Bukhari no. 5985 dan Muslim no. 2557)

"Siapa yang bertakwa kepada Rabb-nya dan menyambung silaturrahmi niscaya umurnya akan diperpanjang dan hartanya akan diperbanyak serta keluarganya akan mencintainya." (Diriwayatkan oleh Bukhari dalam Adabul Mufrod no. 58, hasan)

Konsep marketing siapa yang kuat dalam  jaringan distribusi dan net work maka akan memenagkan persaingaan,sebenarnya Islam sudah mengajarkan hal ini dengan konsep SILATURAHMI “Sesama Islam adalah Saudara” “Silaturahmi akan memanjangkan Rejeki”
Salah satu kekuatan orang Cina dalam memenangkan bisnis di dunia ini adalah persaudaraan yang kuat(Hopeng) dan jaringan yang amat luas.


SEDEKAH / ZAKAT
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Matematika adalah ilmu pasti tapi ada yang lebih pasti yaitu sedekah/zakat yang dikembalikan minimal 10 x lipat dari yang kita keluarkan, Kalau jaman orde baru ada LOTRE /PORKAS,jika kita pasang Rp 1000:
•    Tepat 2 nomor  dapat Rp.   60.000,
•    Tepat 3 nomor  dapat Rp. 400.000,
•    Tepat 4 nomor dapat  Rp. 2.500.000

sebagian dari kita berani bertaruh sampai membeli puluhan kupon bahkan ada yang ratusan kupon tapi hasilnya banyak orang yang melarat karena LOTRE,karena kemungkinannya tepat nomor tersebut 1 banding 1. 000.000, kenapa kita tidak berani bertaruh dengan sesuatu yang pasti,yaitu pasang lotre  ke LANGIT yang pasti dapat  minimal 10 X ,caranya :
•    kita memberi sedekah Rp.1000 seminggu kemudian pasti dapat Rp.10.000 :
•    kita sumbangkan lagi Rp 10.000 dapat Rp.100.000,
•    kita sumbangkan lagi Rp.100.000 dapat Rp.1.000.000 ,
•    kita sumbangkan lagi Rp.1.000.000 dapat Rp 10.000.000,
•    kita sumbangkan lagi Rp.10.000.000 dapat Rp.100.000.000

dan seterusnya .LUAR BIASA BUKAN ...!!! kalau semua umat Islam menjalankan ajaran Quran maka umat Islam tidak ada yang miskin ,Selamat mencoba untuk cepat kaya cara ISLAM.

Atau mengunakan matematika sedekah menurut Ustad Yusuf Mansur
10 – 1 = 19
Dalam matematika biasa memang 10 – 1 adalah 9. Namun karena Allah menjanjikan balasan 10x lipat, maka minimal kita akan mendapatkan 19. Jika perhitungan dilanjutkan maka akan seperti ini:
10 – 2= 28
10 – 3= 37
10 – 4= 46
10 – 5= 55
10 – 6= 64
10 – 7= 73
10 – 8= 82
10 – 9= 91
10 – 10= 100
10-100.000=1.000.000

19 Ibadah dalam Islam, yang memotivasi untuk Kaya

Islam mengajarkan agar umatnya untuk hidup terbebas dari kemiskinan, sebagaimana do’a Rasulullah :
“…Dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kefakiran/miskin dan kekafiran…”
[Hadits Shahih atas syarat Bukhari, dikeluarkan oleh Imam Hakim (1/530) dan Imam Ibnu Hibban (no. 2446).]
Di dalam salah satu hadis, Rasulullah menganjurkan umatnya untuk menjadidermawan dan bukan menjadi peminta-minta.
حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ عَنْ مَالِكِ بْنِ أَنَسٍ فِيمَا قُرِئَ عَلَيْهِ عَنْ نَافِعٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ وَهُوَ يَذْكُرُ الصَّدَقَةَ وَالتَّعَفُّفَ عَنْ الْمَسْأَلَةِ الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى وَالْيَدُ الْعُلْيَا الْمُنْفِقَةُ وَالسُّفْلَى السَّائِلَةُ
Telah menceritakan kepada kami Qutaibah bin Sa’id dari Malik bin Anas -sebagaimana yang telah dibacakan kepadanya- dari Nafi’ dari Abdullah bin Umar bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda di atas mimbar, beliau menyebut tentang sedekah dan menahan diri dari meminta-minta. Sabda beliau: “Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang dibawah. Tangan di atas adalah tangan pemberi sementara tangan yang di bawah adalah tangan peminta-minta (HR. Muslim No.1715)
sedekah4
Dalam praktek peribadatan, sesungguhnya sangat banyak kita ditemuiperintah-perintah yang pada hakekatnya, memberi motivasi untuk hidup berkecukupan, di antaranya :
01. Di dalam bacaan Shalat duduk diantara dua sujud, kita selalu memohon untuk diberikan kelapangan rezeki.
RABBIGHFIRLI WARHAMNI WAJBURNI WARFA’KNI WARZUQNI WAHDINI WA’AFINI WA’FU ‘ANNI.
artinya:
Ya Tuhanku ampunilah aku, rahmatilah aku, perbaikilah aku, angkatlah darjatku, berilah aku rezeki, pimpinlah aku, sehatkanlah aku dan maafkanlah aku.
02. Hidup berumah tangga, adalah salah satu cara memperoleh karunia ALLAH serta memberi motivasi kita untuk hidup layak, dimana memberi nafkah untuk keluarga bernilai Shadaqah.
Firman ALLAH :
وَ أَنْكِحُوا الْأَيامى‏ مِنْكُمْ وَ الصَّالِحينَ مِنْ عِبادِكُمْ وَ إِمائِكُمْ إِنْ يَكُونُوا فُقَراءَ يُغْنِهِمُ اللهُ مِنْ فَضْلِهِ وَ اللهُ واسِعٌ عَليمٌ
“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki, dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan mencukupkannya dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberiannya) lagi Maha Mengetahui,”
(QS an-Nuur (24) ayat 32).
Nabi shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
مَا أطْعَمْتَ نَفْسَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ، وَمَا أطْعَمْتَ وَلَدَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ، وَ مَا أطْعَمْتَ وَالِدَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ، وَ مَا أطْعَمْتَ زَوْجَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ،
“Apa yang engkau berikan untuk memberi makan dirimu sendiri, maka itu adalah shadaqah bagimu, dan apa yang engkau berikan untuk memberi makan anakmu, maka itu adalah shadaqah bagimu, dan apa yang engkau berikan untuk memberi makan ORANG TUAmu, maka itu adalah shadaqah bagimu. Dan apa yang engkau berikan untuk memberi makan isterimu, maka itu adalah shadaqa bagimu…”
[HR Ibnu Majah, 2138; Ahmad, 916727; dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah, 1739]
Rasulullah bersabda :
فْضَلُ دِيْنَارٍ يُنْفِقُهُ الرَّجُلُ دِيْنَارٌ يُنْفِقُهُ عَليَ عِيَالِهِ
Dinar terbaik yang dibelanjakan oleh seseorang lelaki adalah dinar seseorang yang dibelanjakan untuk nafkah keluarganya
[HR. Muslim (2/574)]
03. Shalat Tahajud, sarana menggapai kebaikan dunia dan akhirat.
و حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا جَرِيرٌ عَنْ الْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي سُفْيَانَ عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ فِي اللَّيْلِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَذَلِكَ كُلَّ لَيْلَةٍ
Telah menceritakan kepada kami Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami Jarir dari Al A’masy dari Abu Sufyan dari Jabir ia berkata; Saya mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya di waktu malam terdapat suatu saat, tidaklah seorang muslim mendapati saat itu, lalu ia memohon kebaikan kepada Allah ‘azza wajalla baik kebaikan dunia maupun akhirat, kecuali Allah memperkenankannya. Demikian itu terjadi pada setiap malam.” (HR. Muslim)
04. Shalat Dhuha, adalah bentuk peribadatan bernilai sedekah, serta Kunci mendapatkan Rezeki
Rasulullah bersabda :
“Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat shalat dhuha, karena dengan shalat tersebut, Aku cukupkan kebutuhanmu pada sore harinya.”
(HR Hakim dan Thabrani)
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bahwa beliau bersabda:
أَنَّهُ قَالَ يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلَامَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْيٌ عَنْ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنْ الضُّحَى
“Setiap pagi dari persendian masing-masing kalian ada sedekahnya, setiap tasbih adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, dan setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir sedekah, setiap amar ma’ruf nahyi mungkar sedekah, dan semuanya itu tercukupi dengan dua rakaat dhuha.” (HR. Muslim)
05. Mencegah orang lain berbuat mungkar, terkadang juga memerlukan dana yang cukup besar, namun balasannya adalah akan memperoleh rahmat dari ALLAH.
Allah Ta’ala berfirman :
وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَيُقِيمُونَ الصَّلاةَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَيُطِيعُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ أُولَئِكَ سَيَرْحَمُهُمُ اللَّهُ إِنَّ اللَّهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ
yang artinya: “Dan orang-orang yang beriman, lelaki dan perempuan, sebahagian mereka (adalah) menjadi penolong bagi sebahagian yang lain. mereka menyuruh (mengerjakan) yang ma’ruf, mencegah dari yang munkar, mendirikan shalat, menunaikan zakat dan mereka taat pada Allah dan Rasul-Nya. mereka itu akan diberi rahmat oleh Allah; Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”
(QS. At-Taubah (9) ayat 71)
06. Pembebasan Hutang, tentu diperlukan harta yang cukup. Dan keutamaan seorang yang membebaskan hutang saudaranya, akan mendapat kemudahan dari ALLAH di hari akhir
Råsulullåh shållallåhu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ
“Barang siapa yang melapangkan suatu kesusahan seorang mukmin di dunia, niscaya Allah akan melonggarkan satu kesusahannya di akhirat.
وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ
Barang siapa yang memudahkan urusan orang yang ditimpa kesulitan (hutang), niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat
وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ
…Dan Allah senantiasa menolong seorang hamba selama ia juga menolong saudaranya.”
(Riwayat Muslim)
sedekah3
07. Menuntut Ilmu dengan tujuan agar memberi kebaikan kepada orang lain, tentu memerlukan dana yang besar, namun balasannya setara dengan sedekah Jariyah.
Sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam :
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ : إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
“Apabila manusia telah meninggal dunia maka terputuslah semua amalannya kecuali tiga amalan : shadaqah jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak shalih yang mendoakan dia.” [HR. Muslim].
08. Kita diperintahkan untuk meninggalkan ahli waris dalam keadaan cukup.
Rasulullah bersabda :
“Sesungguhnya engkau tinggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya (cukup) lebih baik dari pada engkau tinggalkan mereka hidup melarat/miskin yang menadahkan tangan-tangan mereka kepada manusia (meminta-minta)”.
[Hadits Riwayat Bukhari 3/186 dan Muslim 5/71 dan lain-lain]
09. Menghidupi Karyawan yang bekerja kepada kita, tentu memerlukan biaya yang cukup besar, dan akan bernilai sedekah bagi kita.
Rasulullah shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:
وَ مَا أطْعَمْتَ خَادِمَكَ فَهُوَ لَكَ صَدَقَةٌ
“…dan apa yang engkau berikan untuk memberi makan pelayanmu, maka itu adalah shadaqah bagimu.”
[HR Ibnu Majah, 2138; Ahmad, 916727; dan dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Ibnu Majah, 1739]
10. Membantu orang yang berjuang di jalan ALLAH, diperlukan dana yang tidak sedikit, namun balasannya juga sangat luar biasa.
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam telah bersabda :
مَنْ جَهَّزَ غَازِيًا فِى سَبِيلِ اللَّهِ فَقَدْ غَزَا وَمَنْ خَلَفَهُ فِى أَهْلِهِ بِخَيْرٍ فَقَدْ غَزَا
“Barangsiapa menyiapkan bekal bagi seorang mujahid di jalan Allah sungguh ia telah berjihad dan barangsiapa menjaga keluarga yang ditinggalkan seorang mujahid maka sungguh ia telah berjihad”
(HR.Muslim : 12/425)
11. Pembagunan Masjid, terkadang memerlukan dana yang sangat besar, dan balasannya juga sangat hebat
Rasulullah bersabda:
مَنْ بَنَى مَسْجِداً يَبْتَغِي بِهِ وَجْهَ اللهِ بَنَى اللهُ لَهُ مِثْلَهُ فِي الْجَنَّةِ . وفي رواية لمسلم: بَيْتاً فِي الْجَنَّةِ
“Barangsiapa membangun masjid –karena mengharap wajah Allah- maka Allah akan membangunkan untuknya yang semisalnya di dalam syurga.” Dan dalam riwayat Muslim disebutkan dengan lafal: “rumah di dalam syurga.”
(HR. Al-Bukhari dan Muslim).
12. Memberi makanan berbuka puasa
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
من فطر صائما كان له مثل أجره ، غير أنه لا ينقص من أجر الصائم شيئا
“Orang yang memberikan hidangan berbuka puasa kepada orang lain yang berpuasa, ia akan mendapatkan pahala orang tersebut tanpa sedikitpun mengurangi pahalanya.”
(HR. At Tirmidzi no 807, ia berkata: “Hasan shahih”)
13. Menjadi juru dakwah, diperlukan dana operasional yang lumayan besar
Dari Abu Hurairah r.a : Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa menyeru ke jalan petunjuk (kebaikan), maka baginya pahala seperti pahala orang-orang yang mengikutinya, yang tidak terkurangi sedikitpun dari pahala-pahala amal mereka sama sekali. Barangsiapa menyeru kepada jalan yang menyesatkan, maka baginya dosa semisal (sama) dosa orang-orang yang mengikutinya, yang tidak terkurangi sedikitpun dari dosa-dosa mereka sama sekali.” (Shahih Ibnu Majah : No. 0172).
yatim3
14. Pelindung bagi anak Yatim
ALLAH berfirman :
وَيُطْعِمُونَ الطَّعَامَ عَلَىٰ حُبِّهِ مِسْكِينًا وَيَتِيمًا وَأَسِيرًا﴿٨﴾ إِنَّمَا نُطْعِمُكُمْ لِوَجْهِ اللَّهِ لَا نُرِيدُ مِنْكُمْ جَزَاءً وَلَا شُكُورًا
Dan mereka memberikan makanan yang disukainya kepada orang miskin, anak yatim dan orang yang ditawan. Sesungguhnya kami memberi makanan kepadamu hanyalah untuk mengharapkan keridhaan Allâh, kami tidak menghendaki balasan dari kamu dan tidak pula (ucapan) terima kasih.
[QS. al-Insân (76) ayat 8-9].
15. Bersedekah adalah mengundang rezeki
Rasulullah saw bersabda:
“Tidak akan berkurang rezeki orang yang bersedekah, kecuali bertambah, bertambah, bertambah.”(HR. Al Tirmidzi)
16. Infaq menghindari diri dari kebinasaan
ALLAH berfirman :
وَأَنفِقُواْ فِى سَبِيلِ اللَّهِ وَلاَ تُلْقُواْ بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ وَأَحْسِنُواْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ
Dan berinfaklah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik. (QS. Al Baqarah (2) ayat 195)
17. Zakat adalah sebagai pembersih
ALLAH berfirman :
خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا
“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka. Dengan zakat itu, kamu membersihkan dan mensucikan mereka”.
[QS. At Taubah (9) ayat 103].
18. Ber-Qurban tentu diperlukan dana yang tidak sedikit, namun balasannya sangat besar
Dari Zaid ibn Arqam, ia berkata atau mereka berkata: “Wahai Rasulullah SAW, apakah qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Qurban adalah sunnahnya bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Mereka menjawab: “Apa keutamaan yang kami akan peroleh dengan qurban itu?” Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai rambutnya adalah satu kebaikan.”Mereka menjawab: “Kalau bulu-bulunya?”Rasulullah menjawab: “Setiap satu helai bulunya juga satu kebaikan.” [HR. Ahmad dan ibn Majah]
19. Haji dan Umroh adalah ibadah dengan dana yang lumayan besar, dan menjadi sarana terkabulnya do’a, dimana balasan bagi Haji yang Mabrur, adalah Surga
Dari Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:
اَلْغَازِي فِيْ سَبِيْلِ اللهِ وَالْحَاجُّ وَالْمُعْتَمِرُ، وَفْدُ اللهِ، دَعَاهُمْ فَأَجَابُوهُ. وَسَأَلُوهُ فَأَعْطَاهُمْ.
“Orang yang berperang di jalan Allah dan orang yang menunaikan haji dan umrah, adalah delegasi Allah. (ketika) Allah menyeru mereka, maka mereka memenuhi panggilan-Nya. Dan (ketika) mereka meminta kepada-Nya, maka Allah mengabulkan (pemintaan mereka).”
[Hasan: Sunan Ibni Majah (II/966, no. 2893); lihat Shahiih al-Jaami’ish Shaghiir (no. 2339)]
Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
اَلْعُمْرَةُ إِلَى الْعُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالْحَجُّ الْمَبْرُوْرُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ.
“Umrah ke umrah adalah penghapus dosa antara keduanya, dan haji yang mabrur tidak ada pahala baginya selain Surga.”
[ Muttafaq ‘alaih: Shahiih al-Bukhari (III/597, no. 1773), Shahiih Muslim (II/987, no. 1349), Sunan at-Tirmidzi (II/206, no. 937), Sunan Ibni Majah (II/964, no. 2888), Sunan an-Nasa-i (V/115)]
sahabat1
Teladan Sahabat
Para sahabat, yang dikenal sebagai MILYADER, antara lain :
1. Utsman bin Affan ra.
Saat Perang Tabuk, beliau menyumbang 300 ekor unta, setara dengan nilai Rp. 3 Milyar, serta dana sebesar 1.000 Dinar Emas, yang setara dengan Rp. 2,37 Milyar.
Ubaidullah bin Utbah memberitakan, ketika terbunuh, Utsman ra. masih mempunyai harta yang disimpan penjaga gudangnya, yaitu: 30.500.000 dirham (setara dengan Rp. 2,05875 Trilyun) dan 100.000 dinar (setara dengan Rp. 237 Milyar).
2. Abdurrahman bin Auf  ra.
Ketika menjelang Perang Tabuk, Abdurrahman bin Auf mempelopori dengan menyumbang dana sebesar 200 Uqiyah Emas atau setara dengan Rp. 3,5 Milyar.
Menjelang wafatnya, beliau mewasiatkan 50.000 dinar untuk infaq fi Sabilillah, atau setara dengan nilai Rp. 118,5 Milyar.
Dari Ayyub (As-Sakhtiyani) dari Muhammad (bin Sirin), memberitakan ketika Abdurrahman bin Auf ra. wafat, beliau meninggalkan 4 istri. Seorang istri mendapatkan warisan sebesar 30.000 dinar emas. Hal ini berarti keseluruhan istri-nya memperoleh 120.000 dinar emas, yang merupakan 1/8 dari seluruh warisan.
Dengan demikian total warisan yang ditinggalkan oleh Abdurrahman bin Auf ra, adalah sebesar 960.000 dinar emas, atau jika di-nilai dengan nilai sekarang setara dengan Rp. 2,2752 Trilyun.

9 RESPONSES TO “19 IBADAH DALAM ISLAM, YANG MEMOTIVASI UNTUK KAYA”

  1. Bukan ajaran Islam yang salah, tetapi umat Islam sendiri sudah banyak yang tidak mengenal agamanya sendiri, hanya menjadi pak turut & beo , makanya makin mundur…dan mundur…..!!!!
    Sabda Rasulullah .S.A.W : “Tidak kekal ummmatku melainkan hanya tigabelas kurun”
    Sekanrang sudah abad keberapa dari tahun Hijriah ?
    Wahai sahabatku kaum muslimin & muslimat bangkitlah jangan terbuai mimpi yang indah mari sinsingkan lengan bajumu, mari belajar Islam yang kaafa, sesunguhnya hamba ini dulu pemeluk agama Nasrani ,bersyukur hamba kpd Allah swt diberikan hidayah dan kesempatan memeluk agama yang mulia ini.
    Wassalam


Read more at http://resmalayu.blogspot.com/2013/11/cara-kaya-raya-menurut-islam.html#9Cf0j4jBmIKyYZoe.99

Kamis, 12 Maret 2015

DAHSYATNYA SEDEKAH DI HARI JUMAT
Hari Jumat merupakan hari yang paling utama dari semua hari dalam sepekan. Dia adalah hari yang penuh barakah. Alloh Ta’ala mengkhususkan hari Jum’at ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh kaum dari ummat-ummat terdahulu.
Dari Salamah dari Abu Hurairah ra. Nabi saw. bersabda:“Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jum’at. Sebab pada hari itu Allah Azza wa Jalla menciptakan Adam as. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi, dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa dimana tidak seorangpun berdo’a kecuali Dia akan mengabulkan do’a itu. “(HR. Muslim)
Oleh karena itulah, Nabi saw sangat mengagungkan, mengistimewakan, serta memuliakan hari jumat di banding hari lainnya. Beliau banyak melakukan berbagai macam ibadah di hari itu. Banyak sekali keutamaan dan keistimewaan yang ada di hari jumat di antaranya adalah bersedekah.
Ibnul Qayyim berkata: “Sedekah di hari Jum’at dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan sedekah di bulan-bulan selainnya”.
Hari Jumat adalah hari dimana sedekah berlipat ganda. Rasulullah SAW bersabda : “Pahala sedekah berlipat ganda pada hari Jumat.”
Sedekah pada hari Jum’at lebih baik daripada sedekah di hari lainnya. Ibnu Taimiyah jika keluar menuju Jum’at beliau bawa apa yang ada di rumahnya lalu beliau sedekahkan dalam perjalanannya menuju masjid secara sembunyi-sembunyi”.

keajaiban sedekah di hari jumat

Keajaiban sedekah di Hari Jumat (Rp. 1k jadi Rp. 110k) Nyata ^_^

Maaf jika tulisan ini membuat Anda Tertidur, Mual2, atau tersedak iihihihii

Krin... Kring ... Kring.. Waktu menunjukkan pukul 15.04 WIB

Alhamdulillah Kita Masih diberi Kesempatan Hidup nikmanya bernafas dan merasakan indahnya kehidupan. Ahahaa kaya di ceramah-ceramah. ehemm Langsung saja ane cerita tentang kisahnyata ane hari ini Jumat, 4 Mei 2012. Berawal dari pergi ke masjid untuk menunaikan ibadah Soljum (Solat Jumat) ane mencoba memberi sedikit yang ane punya, waktu itu di kantong ane (dompet ane) duit hanya tinggal serebu perak (1k) maklum belum ngambil di atm ahaha. Tapi di atm juga kosong denk . ehhm serius !!! Ane mencoba mengambil uang seribu itu terdiri dari 5ratus 1 buah dan seratus perak 5 buah. Ckring Cring.. Crinnk.. ane masukin ke kotak amal 1 per satu tuh duit receh tapi gak tau kenapa ada yg loncat tuh duit seratus perak dan ane cari, tapi gak ada ahaha nah lho, kamana, itu cepe ??!! saya juga gak tau. Tidak saya hiraukan dan saya tinggal jadi saya hanya memasukkan duit 9ratus perak dan anggap saja seribu walaupun hilang.
Setelah ane selesai Soljum ane pulang ke kosan tiba-tiba hp (handphone berdering dan bergetar) Teeeett... Tettt.. Berrrrrrrr.. Wah ternyata ada sobat kaskus yang mau order di lapak ane dpaet tuh 70k (70ribu) selang sejam kemudian bergetar lagi dan masuklah uang ke atm ane 40k (40ribu) lagi.
Subhanallah.. Betapa benar janji Allah dengan Segala FirmanNYa.

Akhirnya dalam waktu kurang dari 3 jam dengan modal 9ratus+seratus perak yang hilang = Serebu (1k) ane mendapat berlipat2 rezeki berapa coba hayoo?? kasih tau gak yah  itung sendiri yaa..

Maaf sbelumnnya jika ane terlihat angkuh dan sombong  tapi maksud dan tujuan ane ialah mengajak rekan2 semua untuk bersama2 memahami arti sedekah seseungguhnya. Inget juga sedekah harus ikhlas dari dalam hati ya 

Keajaiban sedekah dari web sebelah :

10 Keajaiban Sedekah
Dalam beberapa hadits, Rasulullah SAW banyak menjelaskan tentang keajaiban sedekah.

Beberapa keajaiban sedekah tersebut diantaranya adalah:
1. Sedekah bisa melepaskan pelakunya dari bencana.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya sedekah dapat menolak 70 pintu bencana."

2. Sedekah merupakan obat penyakit pada tubuh.
Rasulullah SAW bersabda,
"Obatilah penyakitmu dengan bersedekah."

3. Sedekah sebagai benteng buat diri kita.
Rasulullah SAW bersabda,
"Bentengilah harta bendamu dengan sedekah."

4. Sedekah sebagai pemadam kemurkaan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sedekah dapat menutup kemurkaan Allah."

5. Sedekah bisa menambah keakraban sesama muslim.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sedekah adalah hadiah. Maka, berikanlah hadiah kepada teman pergaulanmu dan berkasih sayanglah kalian dengan saling memberi sedekah."

6. Sedekah dapat menambah umur.
"Rasulullah SAW bersabda,
"Sedekah dapat menolak musibah serta dapat menambah keberkahan umur."

7. Sedekah mampu menanamkan rasa belas kasihan dalam hati.
Rasulullah SAW bersabda,
"Barang siapa mendapatkan kesedihan hati, maka berikanlah sedekah."

8. Sedekah sebagai syafaat kelak di akhirat.
Rasulullah SAW bersabda,
"Sesungguhnya yang akan menaungi orang mukmin pada hari kiamat kelak adalah sedekah."

9. Sedekah menuai pahala yang termat besar.
Dalam sebuah atsar disebutkan,
"Barang siapa bersedekah dengan sebiji tamar, kelak di hari kiamat dia akan mendapat pahala sebesar gunung yang berada di atas timbangan amalnya."

10. Sedekah sebagai wasilah menambah rezeki.
Rasululah SAW bersabda,
"Tidak akan berkurang harta yang disedekahkan, bahkan akan bertambah, akan bertambah, dan akan bertambah."

Itulah beberapa hadits mengenai khasiat sedekah.
Maka Pancinglah rezeki dengan bersedekah



"Hai orang-orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum’at, maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." (QS.Al-Jumu’ah: 9)
Memang kalau di bandingkan dengan umur umat-umat terdahulu, umur umat nabi Muhammad SAW relatif jauh lebih pendek. Paling banter hanya sampai umur 60-70 tahun. Berbeda dengan umat nabi-nabi sebelumnya. Umur mereka bisa mencapai ratusan tahun. Umur nabi Nuh as saja mencapai 900 tahun lebih. Sehingga dengan umur yang pendek ini, otomatis kesempatan untuk beribadah pun menjadi lebih pendek pula. Lalu, apakah kita akan mengatakan bahwa Allah Swt tidak adil karena memberi umur pendek kepada kita sedangkan umur umat terdahulu panjang-panjang?
Tentu saja tidak, Allah Maha Adil. Memang Allah memberi kita umur pendek. Namun, Allah Swt memberikan kepada kita waktu–waktu dan kesempatan yang seandainya kita beribadah pada waktu itu, maka pahalanya akan dilipat gandakan. Diantara sekian banyak waktu yang di berikan Allah Swt untuk melipatgandakan pahala seorang muslim adalah Hari Jumat.
Hari Jumat merupakan hari yang paling utama dari semua hari dalam sepekan. Dia adalah hari yang penuh barakah. Alloh Ta’ala mengkhususkan hari Jum’at ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh kaum dari ummat-ummat terdahulu.
Dari Salamah dari Abu Hurairah ra. Nabi saw. bersabda:“Hari terbaik yang terbit padanya matahari adalah hari Jum’at. Sebab pada hari itu Allah  Azza  wa Jalla menciptakan  Adam as. Dia memasukkan Adam ke surga, pada hari itu ia diturunkan ke bumi, dan pada hari itu terjadi kiamat serta pada hari itu terdapat satu masa dimana tidak seorangpun berdo’a kecuali Dia akan mengabulkan do’a itu. “(HR. Muslim)
Oleh karena itulah, Nabi saw sangat mengagungkan, mengistimewakan, serta memuliakan hari jumat di banding hari lainnya. Beliau banyak melakukan berbagai macam ibadah di hari itu. Banyak sekali keutamaan dan keistimewaan yang ada di hari jumat di antaranya:
1.Sedekah pada hari Jum’at lebih baik daripada sedekah di hari lainnya.
Ibnul Qayyim berkata: “Sedekah di hari Jum’at dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadhan dibandingkan sedekah di bulan-bulan selainnya”.
Hari Jumat adalah hari dimana sedekah berlipat ganda. Rasulullah SAW bersabda : "Pahala sedekah berlipat ganda pada hari Jumat." 
2.Pada hari ini terdapat waktu mustajab.
 Yaitu saat dimana Allah akan memberikan apa saja yang diminta oleh hamba-Nya yang muslim. Nabi bersabda: “ Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat suatu saat yang tidak ada seorang muslimpun yang melaksanakan shalat sambil meminta sesuatu kepada Allah kecuali dikabulkan”. (HR. Bukhari dan Muslim)
“Hari Jum’at itu ada dua belas jam. Tidak ada seorang Muslimpun yang memohon sesuatu kepada Alloh dalam waktu tersebut melainkan akan dikabulkan oleh Alloh. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ‘Ashar.” (HR. Abu Dawud, an-Nasa’i dan al Hakim)
3. Hari Jumat merupakan hari dihapusnya dosa-dosa. 
Dari Salman Al-Farisi beliau berkata: Nabi, bersabda:“Tidaklah seorang hamba mandi pada hari Jum’at dan bersuci dengan sebaik-baiknya, mengenakan minyak rambut sebaik mungkin atau memakai wewangian dengan sebaik-baiknya kemudian dia keluar (pergi ke masjid) dan tidak memisahkan dua orang (dengan melangkahi mereka), kemudian melakukan shalat yang telah ditentukan, lantas mendengarkan khutbah kecuali diampunkan dosanya antara hari itu dan Jum’at yang lain.” (HR. Bukhari) Dari Abu Hurairah, Rasulullah bersabda: Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya.” (Muttafaq Alaih)
Ibnu Majah mengemukakan sebuah hadits diperoleh dari Abu Hurairah ra, yang menyebut bahwa Rasulullah SAW bersabda : "Dari hari Jumat hingga Jumat berikutnya adalah masa penghapusan dosa (bagi orang yang menunaikan shalat Jumat), manakala dia tidak berbuat dosa besar ( kabair )."
“Barang siapa berwudhu kemudian membaguskan wudhunya, lalu mendatangi Jumat, lalu mendengarkan dan diam, niscaya diampuni (dosanya) antara Jumat itu dengan Jumat yang lain, dan ditambah tiga hari.” (Riwayat Muslim).
Hari Jumat adalah hari dimana istigfar sebelum shalat Subuh pasti akan terkabul. Rasulullah SAW bersabda : "Barangsiapa beristigfar (mohon ampun) tiga kali sebelum shalat Subuh pada hari Jumat dengan mengucapkan : "Astagfirullah Allazi lailaha illa huwalhayyul-qayyum wa atubu ilaihi" maka dosa-dosanya  diampuni  Allah  SWT meskipun dosanya sebanyak buih di Lautan."
4. Pada hari jumat terdapat pelaksanaan shalat  jumat.
Inilah salah satu keberkahan lain yang dimiliki hari Jum’at . Bahwa di dalamnya terdapat keutamaan yang besar bagi siapa saja yang bersegera pergi ke masjid lebih pagi untuk shalat Jum’at.
Dalam Rangkaian pelaksanaan shalat jumat terdapat begitu banyak keutamaan. Jika seorang muslim melaksanakan shalat jumat dengan mengamalkan adab-adabnya, maka dia akan memperoleh pahala melimpah ruah yang tidak akan di peroleh pada hari-hari yang lain. Dimana pada hari Jumat berkumpul kaum Muslimin di masjid-masjid  untuk mengikuti shalat dan sebelumnya mendengarkan dua khutbah Jumat yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta nasihat-nasihat yang ditujukan kepada kaum muslimin yang kesemuanya mengandung manfaat agama dan dunia.
 Ibnu Qayyim al-Jauziyyah menyebut hari Jumat memiliki 33 keutamaan. Bahkan Imam as-Suyuthi  menyebut ada 1001 keistimewaan.  Rasulullah SAW bersabda:“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi janabat lalu pergi ke mesjid, maka seakan-akan berkurban dengan unta yang gemuk, dan barangsiapa yang pergi pada jam yang kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan sapi betina, dan barangsiapa pergi pada jam yang ketiga, maka seakan-akan ia berkurban dengan domba yang bertanduk, dan barangsiapa yang pergi pada jam keempat seakan-akan ia berkurban dengan seekor ayam, dan barangsiapa yang pergi pada jam kelima maka seakan-akan ia berkurban dengan sebutir telur. Dan apabila imam telah keluar (untuk berkhutbah ) maka para Malaikat turut hadir sambil mendengarkan dzikir   (nasihat/peringatan).”  (HR. Bukhari Muslim)
Maka, sudah sepantasnya seorang muslim memanfaatkan hari yang mulia dan penuh barakah ini dengan melakukan ibadah-ibadah wajib maupun sunnah, dan mengkonsentrasikan diri pada ibadah-ibadah tersebut sehingga dia dapat meraih pahala yang besar dan ganjaran yang setimpal.
Agar berhasil mendapatkan pahala besar di hari jumat, ada beberapa amalan yang bisa di kerjakan oleh setiap muslim diantaranya:
A. Dianjurkan bagi imam membaca surat As Sajdah dan Al insan secara keseluruhan pada shalat subuh di hari jumat.
Hal ini berdasarkan hadits Abu Khurairah ia menuturkan bahwa nabi biasa membaca pada shalat subuh di hari jumat “Alif lam mim tanzil” yaitu surat As Sajdah dan “Hal ata ‘alal insan” (suratAl Insan)” (Muttafaq Alaih)
            Ibnu Taimiyah memberikan alasannya dengan mengatakan :”Sesungguhnya Rasulullah SAW membaca surat ini pada shalat shubuh hari Jumat karena di dalamnya terkandung penjelasan peristiwa yang telah terjadi dan akan terjadi pada hari itu, kedua surat ini mengandung penjelasan tentang peciptaan Adam,tentang hari kebangkitan dan hari dikumpulkannya manusia di padang mahsyar yang semua itu terjadi pada hari jumat, membaca kedua surat ini pada hari Jumat dapat mengingatkan manusia akan peristiwa yang telah terjadi dan akan terjadi, sedangkan sujud tilawah pada shalat ini hanya sebagai ikutan bukan dimaksudkan sejak awal.
Ibnu al-Qayyim berkata banyak orang yang tidak mengerti mengira bahwa yang dimaksud dengan membaca surat sajdah adalah pengkhususan sujud tambahan untuk shalat fajar,dan mereka menamai sujud ini dengan sujud Jumat, jika seseorang tidak membaca surat sajdah maka disunahkan membaca surat lain yang mengandung sujud.
B. Memperbanyak Shalawat. 
Dari Anas ra,  Rasulullah  bersabda: "Perbanyaklah shalawat pada hari Jumat  dan malam Jumat."  [HR. Baihaqi] Dari Aus ra, dia mengatakan, Rasulullah SAW, bersabda: "Sebaik-baik hari kalian adalah hari Jumat: pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu beliau diwafatkan, pada hari itu sangkakala ditiup, pada hari itu manusia bangkit dari kubur, maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena sesungguhnya shalawat kalian disampaikan kepadaku" ( HR Ahmad )
C. Membaca Surat Al Kahfi
            Dengan dasar hadits Abi sa’id Al Khudri ra , ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda“Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari jumat, maka akan bersinar baginya cahaya diantara dua Jumat.”  (HR Hakim dan Baihaqi)
D. Memperbanyak doa pada hari jumat, mudah-mudahan bertepatan pada saat yang mustajab.
“Sesungguhnya pada hari jumat ada saat-saat yang tidaklah seorang hamba muslim tepat menemuinya dalam kondisi berdiri menunaikan shalat dan meminta sesuatu pada Allah melainkan Allah akan mengabulkan permintaannya.” (HR Muttafaq Alaih)
 “Di hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Alloh, niscaya permintaannya akan dikabulkan.” Lalu beliau memberi isyarat dengan jarinya bahwa waktu tersebut sangat singkat.” (HR.Bukhari dan Muslim)
E. Memperbanyak Sedekah
Sedekah pada hari Jum’at lebih baik daripada sedekah di hari lainnya. Ibnu Taimiyah jika keluar menuju Jum’at beliau bawa apa yang ada di rumahnya lalu beliau sedekahkan dalam perjalanannya menuju masjid secara sembunyi-sembunyi”.
            Namun sedekah tidak hanya berupa uang. Rasulullah bersabda, “ Sesungguhnya tiap-tiap tasbih adalah sedekah, tiap-tiap tahmid adalah sedekah, tiap-tiap tahlil adalah sedekah, menyuruk kepada kebaikan adalah sedekah, melarang daripada kemungkaran adalah sedekah, dan berhubungan badan dengan istri adalah sedekah.” (HR Muslim)
F. Melaksanakan Shalat jumat beserta adab-adabnya
Ia merupakan keistimewaan yang paling agung untuk hari ini. Ibnu al-Qayyim mengatakan shalat Jumat adalah salah satu kewajiban yang amat penting dalam Islam dan merupakan salah satu momen besar berkumpulnya kaum muslimin, lebih besar dari momen-momen yang lainnya kecuali momen Arafah. Orang yang meninggalkannya karena menganggap enteng dan malas-malasan, Allah akan mencap dan menutup hatinya. dan dekatnya penghuni surga pada hari kiamat dari Allah swt,dan kemenangan mereka untuk datang pada yaumul mazid tergantung kepada dekatnya orang tersebut pada hari Jumat dari Imam serta kesegeraan datangnya kemasjid."

DICARI 100 orang tua asuh untuk 100 ANAK YATIM ,PIATU,DHUAFA yang dibina Yayasan Zamzam Rahmah yang kami butuhkan 1 anak Rp 250 rb ,Silahkan kirim sms: Nama-jumlah anak asuh- telp-alamat ke 081808924426
norek Mandiri Ida Rosa 1240005948147 atau yayasan zamzam rahmah BSM 1307015171

Setiap pagi, Allah Swt mengutus dua malaikatnya untuk turun ke bumi setiap pagi. Kedua malaikat mempunyai misi khusus, yaitu mendo’akan hamba-hamba-Nya agar rejekinya melimpah, atau sebaliknya. Do’a kedua Malaikat tadi di abadikan di dalam sebuah hadis Nabi Muhammad Saw, sebagaimana diriwayatkan Imam Bukhori yang artinya

:’’ Ya Allah…!berikanlah rejeki melimpah kepada orang yang selalu meng-infakkan hartanya, dan bagi yang pelit (mumsik) kebangkrutan….!. Imam Muslim di dalam Syarahnya menyatakan yang di maksud infak di sini ialah, memberikan hartanya semata-mata karena taat kepada Allah Swt, bukan sebaliknya. Sementara, orang yang menerima boleh bisa jadi dari keluarga, kerabat, tetangga yang sangat membutuhkan.

            Sedekah itu bersifat universal, yang meliputi materi, gagasan, ilmu pengetahuan. Sebagian ulama terdahulu ada yang mampu menyatukan ketiga-tiganya. Kaya raya, dermawan, mengajar dan berbagi ilmu pengetahuan.  Tepat sekali jika seorang syair mengatakan:’’ alangkah indahnya manakala dunia dan ilmu menyatu menjadi satu’’. Ulama tidak hanya memberikan hartanya kepada fakir miskin, tetapi juga mengetaskan kemiskinan dan memberikan penyuluahan agama. Wajar, jika kemudian para ulama selalu damai dan berbahagia dalam hidupnya, karena kegemaran mereka ialah membahagiaan orang lain. Persis dengan apa yang disampaikan oleh Nabi Saw yang artinya:’’ Allah Swt senantiasa bersama hamba-Nya, selagi hamba itu selalu membantu sesamanya’’.

Bersedekah di pagi hari merupakan bagian dari budaya para ulama’ dan pengusaha muslim. Tidak cukup dengan memberi, mereka juga membuka aktifitasnya dengan sholat dhuha..Sedekah dan Duha semata-mata karena-Nya, bukan kepingin mendapatkan balasan. Itulah yang dinamakan ikhlas karena Allah Swt. Sebab, orang yang rajin bersedelah dan rajin menjalankan sholat dhuha, secara otomatis akan mendapatkan kemudahan. Ini juga peris dalam hukum ilmu fisika, di mana sebuah aksi pasti akan menimbulkan reaksi. Orang sedekah, secara otomatis akan mendapatkan balasan dari Allah Swt, tanpa diminta dan tanpa diharapkan. Dalam ilmu ahlak dan tasawuf, tidak pantas orang memberikan sebagian dari materinya, kemudian mengharapkan lebih banyak.


Beberapa Hadits Tentang Sedekah

Abu Hurairah r.a. berkata bahwa Nabi saw. bersabda, “Ketika seorang hamba berada pada waktu pagi, dua malaikat akan turun kepadanya, lalu salah satu berkata, ‘Ya Allah, berilah pahala kepada orang yang menginfakkan hartanya.’ Kemudian malaikat yang satu berkata, ‘Ya Allah, binasakanlah orang-orang yang bakhil.” (Muttafaq ‘Alaih).

Dari Abu Umamah r.a., Nabi saw. bersabda, “Wahai anak Adam, seandainya engkau berikan kelebihan dari hartamu, yang demikian itu lebih baik bagimu. Dan seandainya engkau kikir, yang demikian itu buruk bagimu. Menyimpan sekadar untuk keperluan tidaklah dicela, dan dahulukanlah orang yang menjadi tanggung jawabmu.” (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a., ia berkata bahwa seseorang telah bertanya kepada Nabi saw., “Ya Rasulullah, sedekah yang bagaimanakah yang paling besar pahalanya?” Rasulullah saw. bersabda, “Bersedekah pada waktu sehat, takut miskin, dan sedang berangan-angan menjadi orang yang kaya. Janganlah kamu memperlambatnya sehingga maut tiba, lalu kamu berkata, ‘Harta untuk Si Fulan sekian, dan untuk Si Fulan sekian, padahal harta itu telah menjadi milik Si Fulan (ahli waris).” (HR. Bukhari - Muslim)

Dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah saw. bersabda, “Sedekah itu tidak akan mengurangi harta. Allah swt. akan menambah kemuliaan kepada hamba-Nya yang pemaaf. Dan bagi hamba yang tawadhu’ karena Allah swt., Allah swt. akan mengangkat (derajatnya). (HR. Muslim) 

Kamis, 26 Februari 2015



Sedekah (Bahasa Arab:صدقة; transliterasi: sadakah) adalah pemberian seorang Muslim kepada orang lain secara sukarela dan ikhlas tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Sedekah lebih luas dari sekedar zakat maupun infak. Karena sedekah tidak hanya berarti mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Namun sedekah mencakup segala amal atau perbuatan baik. Dalam sebuah hadis digambarkan, “Memberikan senyuman kepada saudaramu adalah sedekah.”

Macam-macam sedekah[sunting | sunting sumber]

  1. Tasbih, Tahlil dan Tahmid
  2. Amar Ma'ruf Nahi Mungkar
  3. Hubungan intim suami istri
  4. Bekerja dan memberi nafkah pada sanak keluarganya
  5. Membantu urusan orang lain
  6. Mendamaikan dua pihak yang berselisih
  7. Menjenguk orang sakit
  8. Berwajah manis atau memberikan senyuman
  9. Berlomba-lomba dalam amalan baik sehari-hari

    Sedekah 5 juta jadi 100 juta

    gggSebelumnya saya mengucapkan terima kasih yang buanyakkkkkkk atas keikhlasan Mas Saptu meluangkan waktu, tenaga, pikiran dan tentunya biaya untuk menyalurkan sedekah jalanan ini ke saudara2 kita yang membutuhkan…sehingga apa yang Mas Saptu lakukan sangat memudahkan bagi saya dan teman2 yang lain untuk bersedekah. Mas Saptuari…..saya mau share tentang keajaiban sedekah.
    Sebenarnya sudah dari kuliah saya percaya bahwa sedekah yang kita berikan akan berbalas berlipat-lipat dan memudahkan urusan bagi orang yang bersedekah. Entah sudah berapa puluh kali saya mengalaminya mas, tapi setiap saya mau tulis lupa terus…. Sekarang mumpung masih ingat 2 kejadian yang akan saya “laporkan” ke mas saptuari.
    Yang pertama kejadiannya awal bulan januari 2012 kemarin (seingat saya hari sabtu). Waktu saya akan transfer ke rekening mandiri sedekah rombongan ada rayuan setan yang menjadikan saya ragu mau transfer. Rayuan seperti ini “Ini kan Bulan Januari, proyekmu udah selesai semua, mana mungkin sedekahmu berbalas? Eman, paling2 proyekmu mulai paling cepat 4 bulan lagi simpen aja uangnya, kamu nanti butuh banyak uang lho selama 4 bulan kedepan….”.
    Tapi alhamdulillah rayuan setan ini ndak aku pedulikan, tetep aja aku transfer ke mandiri senilai Rp.5.000.000,-. Selesai transfer aku pulang ke orang tua untuk jemput istri sekalian sholat magrib disana. Abis sholat magrib telpon saya bunyi. Saya liat dari salah satu klien saya yang pekerjaannya akan saya presentasikan minggu depannya. Saya pikir, waduh pasti mau tanyain kerjaan yg belum saya presentasikan itu….
    Ternyata dugaan saya salah, klien saya nawari proyek senilai Rp. 50.000.000,- atau 10 X dari nilai yang saya sedekahkan hari itu……subhanallah… Singkat kata saya janjian ketemu esok harinya untuk memastikan proyek tersebut dan sekalian menentukan jadwal presentasi proyek yang sebelumnya.
    Hari selasa minggu depannya saya presentasi tentang pekerjaan lama yang ada di klien saya itu. Singkat cerita presentasi saya alhamdulillah diterima sangat baik bosnya klien saya. Dan yang mengejutkan lagi saya langsung ditawari bosnya proyek lagi senilai Rp. 50.000.000,- Lagi2 nilainya 10 X lipat dari nilai sedekah saya………..
    Subhanallah…. jadi sedekah saya berbalas proyek senilai 20 X dari sedekah saya dan tidak usah menunggu 4 bulan lagi untuk dapat proyek, seketika setelah sedekah langsung dapat proyek…. alhamdulillah.
    Cerita yang kedua ini baru saja terjadi (sabtu, 11 feb 2012). Ceritanya begini, tadi pagi saya transfer ke rekening mandiri sedekah rombongan. Setelah transfer saya ke kantor lembur kerjaan. Siang harinya saya ditelpun salah satu investor yang pernah saya kirimi penawaran kerjasama beberapa proyek di tempat saya. Ada 5 proyek yang pernah saya tawarkan dan dia menanyakan kelanjutan penawaran saya!!! Saya diminta menghitung total biaya ke-5 proyek yang pernah saya tawarkan ditambah 1 proyek baru lagi!!!! Jadi rencana 6 proyek baru dibulan ini !!! Subhanallah… Malam ini saya dimintai email biaya total 6 proyek dan langsung minggu depan negosiasi!!!!
    Saya sepaham dengan Mas Sapuari, Mas Iphho, Mas Mono, Pak Jamil Azzaini dan temen2 mas saptuari yang lain yang saya ikuti lewat twitter…. Sedekah is Amazing……. Mas mohon kalo tulisan saya ini dimasukkan di “inspirasi sedekah” ato dipublikasikan dimana aja ndak usah disebutkan namannya ya mas…. saya lebih cenderung seneng sedekah yang sembunyi2….hehehe….
    Insya allah saya akan cerita terus ke Mas Saptu kejadian ajaib yang saya alami nantinya kaitannya dengan sedekah. Beneran ya mas, ndak usah nama saya dipublikasikan… Saya doakan Mas Saptu tetap diberi semangat dalam menjalankan amanah sedekah rombongan…amin. Matur nuwun sanget Mas Sabtu.

Al-Matsurat : Do'a & Dzikir Pagi Hari